Rahmad AKA Invisible: Cita-Cita Saya Adalah Menjadi Juara Open Run Di Kota Medan!


Terpilihnya Rahmad AKA Invisible sebagai Allstar Nasional 2011 bukanlah hal yang aneh atau patut dipertanyakan. Streetballer yang juga merupakan mantan Allstar Nasional 2010 ini memiliki kemampuan bermain streetball yang sangat hebat, dan terbilang “paling jago” di bidangnya, yaitu dalam mendapatkan POINT BREAKER. Ya, siapa yang tidak kenal Rahmad, setelah 2 tahun lalu berhasil menggebrak dunia streetball Indonesia dengan gerakan-gerakannya yang sangat lincah, cepat dan sulit ditebak, membuat  para judges harus berkali-kali mengangkat tangan mereka dan berteriak “POINT BREAKER” untuk setiap gerakan yang dilakukannya terhadap para musuh-musuhnya. He just seems so INVISIBLE bagi para lawan-lawan yang sedang menjaganya, sehingga mereka pun rela terlihat bodoh ketika sedang menjaganya. Namun, walaupun kehebatannya memang tidak perlu diragukan lagi, dia tetap tidak menyangka akan terpilih lagi sebagai Allstar, dan merasa sangat bersyukur ketika namanya terpanggil kembali sebagai one of the Best 8 Streetballers in the Nation.

“Alhamdulilah senang banget!! (terpilih sebagai Allstar lagi)” ucap Rahmad sambil tersenyum. “Saya pasti akan mencoba untuk memberikan hal-hal yang baru di dalam permainan saya di musim depan..” tambahnya.

Di ajang Grand Final kemarin, Rahmad juga berkesempatan bermain bersama para bintang tamu USA Ballers, terutama bintang idolanya, yaitu Hot Sauce. Hampir semua gerakan Hot Sauce bisa dilakukannya dengan baik, bahkan dia sedikit menambahkan variasi gerakan ciptaannya sendiri. Namun di dalam kesempatan ini, dia tidak berniat untuk menonjolkan dirinya di depan para bintang tamu USA Ballers tersebut, dia justru ingin melihat keahlian mereka secara langsung, dan belajar dari mereka.

“Yang pasti mereka (para USA Ballers) keren abis!! Kan mereka memang streetballer terbaik di dunia saat ini..” jelas Rahmad mengenai kehebatan para USA Ballers. “Pelajaran yang saya dapatkan dari mereka adalah kita harus bermain dengan enjoy, santai…tapi serius, dan tetap fokus untuk memberikan hiburan kepada penonton..” tambahnya dengan penuh semangat.

Well, sepertinya banyak yang bisa dipelajari dari para bintang tamu USA Ballers tersebut ya? Jadi untuk Open Run tahun depan, Rahmad bisa tampil lebih matang lagi ya permainannya? Semoga iya, kita doakan saja yang terbaik untuk Rahmad. Tapi selain itu, kira-kira Rahmad ada keinginan atau cita-cita gak sih untuk Open Run tahun depan nanti?

“Cita-cita saya di musim depan adalah menjadi juara Open Run di kota saya, Medan! Amin!” ungkap Rahmad dengan penuh percaya diri.

Wah wah, cita-citanya boleh banget tuh ya? Jadi juara Open Run di Medan kan pastinya ngga gampang, tapi kita yakin, dengan skill kayak Rahmad, kemungkinan besar dia bisa memenuhi cita-cita nya tersebut. Yang penting, selain skill, dia harus bisa membawa atau memimpin timnya untuk bermain baik dan penuh percaya diri. Let us wish nothing but the best for Invisible!! Goodluck brother!!

asikkk

foto bareng yuk kak Rahmad ...
:D

Keren kk~~!!
A.K.A Imposible memang Idolaku~~!!

terus berlatih dan akan menjadi yg nomer satu~~!

Amiennnn