Andi Pallawagau AKA Shut Down akhirnya berhasil terpilih sebagai Allstar Nasional 2011, setelah sebelumnya dia juga berhasil terpilih sebagai Rookie asal kota Jakarta. Gau (nama panggilannya) yang mulai terjun ke dunia streetball Indonesia sejak tahun 2010 lalu, tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan perhatian dari para Judges dan penonton di kompetisi LA Lights Streetball ini. Berkat lompatannya yang EXTRAORDINARY, dia sukses membuat semua Judges untuk memilihnya sebagai One of 8 Best Streetballers in the Nation. Gau pun merasa sangat senang dan bersyukur untuk bisa memiliki kesempatan istimewa ini.
“Alhamdulillah senang banget!!” ungkap Gau dengan semangat. “Ini suatu kebanggaan buat diri gue, keluarga gue, dan daerah asal gue, Pinrang, Sulawesi Selatan..” tambahnya. Dengan terpilihnya Gau sebagai Allstar Nasional tahun 2011 ini, tentu dia sadar bahwa dia harus latihan lebih giat lagi untuk persiapan Roadshow di Open Run tahun 2012 mendatang, karena kali ini, setiap orang akan mengharapkan penampilan terbaik dari nya, dan dia pun harus memperlihatkan mengapa dirinya pantas menjadi Allstar. Akan tetapi, kita semua tahu bahwa Gau tidak perlu risau terlalu banyak, karena semua yang menyaksikan penampilan Gau di Grand Final kemarin pasti tahu betapa hebatnya penampilan Gau saat itu.
Terutama ketika dia bermain bersama para bintang tamu USA Ballers, bisa dibilang Gau merupakan satu-satunya dunker Indonesia yang berhasil memperlihatkan berbagai macam dunk ketika melawan para USA Ballers tersebut. Dari Backslam, Windmill Dunk, hingga 360-Degree Dunk berhasil dia lakukan selama pertandingan eksebisi tersebut. GOKIL GAK TUH?? Gak salah makanya kalau para dunker dari tim USA Ballers memberi respek terhadap nya. Padahal sebenarnya, Gau sendiri merasa sangat senang dan bangga hanya untuk bisa bermain dengan mereka. Dia merasa skill dan kemampuan para bintang tamu USA Ballers tersebut tidak ada tandingannya.
“Menurut gue mengenai USA Ballers di Grand Final kemarin, cukup dengan satu kata….GOKIL!!” ucap Gau penuh antusias.
Cukup dengan satu kata “GOKIL” memang sudah mendescribe kehebatan para bintang tamu USA Ballers di Grand Final kemarin. Dan dengan melihat serta bermain langsung dengan mereka, Gau merasa harus masih banyak belajar lagi untuk lebih bisa menghibur penonton di LA Lights Streetball ini.
“Gue jadi sadar bahwa gue masih banyak kekurangan..” ujar Gau dengan rendah hati. “Dari sekarang gue akan belajar koreksi kekurangan gue, biar nanti saat Open Run tahun depan, gue bisa nunjukkin kemampuan gue yang sesungguhnya..” tambahnya.
Whew!! Gau, yang kita tahu memiliki lompatan sangat spektakuler saja masih merasa memiliki banyak kekurangan…lalu gimana kalau dia tambah hebat lagi lompatannya?? Bakalan kayak apa tuh?? I surely can’t imagine that! Well, tapi yang penting, kita tahu Gau bukanlah orang yang cepat puas dan berhenti di situ saja. Dia masih akan meng-explore hal-hal baru lainnya untuk meningkatkan level permainan streetballnya. Dan di off season saat ini, apakah dia akan terus berlatih atau ingin bersantai-santai dahulu?
“Off season ini gue bakal nambah jam terbang latihan gue…dan belajar gaya-gaya baru buat nge-dunk..” ungkap Gau dengan santai. Lalu, kira-kira Gau ada keinginan atau harapan untuk Open Run tahun 2012 nanti gak ya? “Gue ingin Open Run diadain di kota Makassar, biar gue dan sahabat bisa jadi juara buat kota Makassar!!” ucap Gau dengan penuh keyakinan. Wahh, kota Makassar memang baru sekali menjadi tuan rumah Open Run LA Lights Streetball, yaitu di tahun 2006. Sejak itu, kota Makassar belum pernah terpilih lagi menjadi tuan rumah kota Open Run. Apakah dengan keinginan Gau ini, kota Makassar memiliki kemungkinan lagi untuk menjadi tuan rumah Open Run di tahun 2012 nanti?
Well well, we’ll find out soon! Yang penting, we wish all the best for your game in the future, Gau! Goodluck!!