<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LA LIGHTS &#187; Indiefest</title>
	<atom:link href="http://www.la-lights.com/indiefest/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.la-lights.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jun 2013 10:23:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Udah Saatnya Pamerin Karya Musik Loe di MTL 2013! Let&#8217;s Do It!</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/udah-saatnya-pamerin-karya-musik-loe-di-mtl-2013-lets-do-it/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/udah-saatnya-pamerin-karya-musik-loe-di-mtl-2013-lets-do-it/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2013 09:10:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/?post_type=indiefest&#038;p=12054</guid>
		<description><![CDATA[Buat Loe semua yang punya cita-cita jadi pemusik terkenal, Ini dia kesempatan emasnya Bro! LA Lights bakal nyembatanin bakat Loe buat diliat banyak orang dan dilirik 5 label besar Indonesia.
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Buat Loe semua yang punya cita-cita jadi pemusik terkenal, Ini dia kesempatan emasnya Bro! LA Lights bakal nyembatanin bakat Loe buat diliat banyak orang dan dilirik 5 label besar Indonesia macem Alfa Records, Universal, Se7en, E-motion, dan Warner Music.</p>
<p>Lewat LA Lights Meet The Labels, bakat bermusik Loe bakal diketahui sama seantero Indonesia Bro. Bahkan seluruh warga bumi pengguna Youtube! Gokil kan?!</p>
<p>LA Lights Meet The Labels 2012 kemarin udah sukses banget ngelahirin musisi-musisi keren dan berbakat kayak Jhagad, Groovin Street, Joshua March, Maskot, dan Lyric Band. Makanya kesempatan Loe buat bisa terkenal emang gede banget Bro di sini!</p>
<p>LA Lights Meet The Labels kali ini digelar berbeda dari ajang pencarian bakat lainnya! Sekarang, LA Lights Meet The Labels digelar secara online. Jadi Loe gak perlu dateng jauh-jauh dari tempat asal Loe ke tempat audisi. Loe juga gak perlu panas-panasan sambil nunggu gilaran Loe buat nunjukin bakat Loe.</p>
<p>Karena diadain secara online, Loe bisa ikutan acara ini cuma dari rumah Loe. Dari tempat Loe duduk sekarang di depan komputer Loe. Asik gak tuh?</p>
<p>Buat ikutan LA Lights Meet The Labels 2013 ini, Loe kudu jadi member LA-LIGHTS.com dulu Bro. Biar video performance Loe bisa sah diterima sama para label.</p>
<p>Abis itu, Loe cuma perlu masukin video performance Loe ke Youtube Bro. Gak pake panas, gak pake ngantri, gak pake makan ati kalau tiba-tiba di-cut juri pas lagi perform. Loe bisa bebas mengekspresikan diri Loe di video yang bakal Loe masukin ke Youtube ini.</p>
<p>Nah setelah masukin video performance Loe ke Youtube, Loe submit deh URLnya ke LA-LIGHTS.com buat dipilih juri. Sekali lagi gue ingetin ya Guys, Loe harus kudu mesti wajib jadi member dulu kalau mau video Loe dinilai sah sama juri.</p>
<p>Inget nih Bro, pas masukin URL video Loe kudu kasih alamat email yang benar. Supaya Loe bisa terima email konfirmasi dari admin.</p>
<p>Setelah video Loe masuk di Youtube, Loe ajak deh temen, musuh, pacar, mantan, sahabat, kakak, adik, bokap, nyokap, semua orang yang Loe kenal buat nge-vote video Loe biar video Loe bisa terus maju buat diliat label.</p>
<p>Nah kenapa mesti Meet The LAbels? Karena Meet The LAbels merupakan satu-satunya ajang yang digelar secara online dan kesempatan yang terbuka disini gede banget Bro!</p>
<p>Karena digelar online, otomatis banget bakat Loe bakal udah diliat banyak orang bahkan sebelum Loe kepilih sama label. Dengan masukin video Loe ke Youtube dan ngajak banyak orang buat nge-vote video Loe, otomatis performance Loe bakal terkenal Bro!</p>
<p>Di LA Lights Meet The Labels gak bakal ada yang kalah atau pulang bawa koper Bro! Band, soloist, paduan suara, pemain akustik, apapun yang berhubungan sama musik semua bisa ikutan dan punya kesempatan yang gede buat diliat dan audisi langsung sama label.</p>
<p>Jadi, tunggu apaan lagi Bro? Buruan dah rekam aksi performance terbaik Loe terus kirim ke LA-LIGHTS.com. LA Lights Meet The Labels 2013 bakal nyembatanin bakat-bakat bermusik Loe yang kesimpen di kamar buat dilirik label dan diliat dunia luar!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/udah-saatnya-pamerin-karya-musik-loe-di-mtl-2013-lets-do-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JHAGAD and NUSAHA</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/jhagad-and-nusaha/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/jhagad-and-nusaha/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2013 09:37:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/jhagad-and-nusaha/</guid>
		<description><![CDATA[Nama JHAGAD and NUSAHA mungkin terdengar baru ditelinga masyarakat penikmat musik di Indonesia tetapi tidak begitu halnya di Surabaya, kota kelahiran Jhagad Mahaghita Swara.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>[mp3-jplayer tracks="Jhagad - Thanks For All The Blues@album/mtl2012/03.mp3"]</p>
<p>Nama JHAGAD and NUSAHA mungkin terdengar baru ditelinga masyarakat penikmat musik di Indonesia tetapi tidak begitu halnya di Surabaya, kota kelahiran Jhagad Mahaghita Swara.</p>
<p>Pria kelahiran 30 Juli, 25 tahun silam ini memulai karier di industri musik sejak tahun 2005 dengan membentuk group band DADU dan menempati posisi sebagai bassist. Single-single yang dirilis bersama group band-nya ini, membawa Jhagad menuju proses pendewasaan didalam bermusik di Industri Musik Indonesia. Perjalanan bermusik Jhagad mengalami proses, di tahun 2008, ia membentuk group band MAHAGHITA dan menempati posisi sebagai Vokalis, album mini pun tercipta didalam perjalanan bersama group band barunya ini. </p>
<p>Hingga di tahun 2010, perjalanan bermusik Jhagad membawanya memasuki sebuah perenungan didalam diri, keinginan untuk menghasilkan karya yang &#8216;lebih berhati&#8217;, yang menurutnya karya spritual dan perenungan dikarenakan tercipta dari &#8216;cinta sang pencipta&#8217;. Keinginan pria yang dalam bermusik banyak terpengaruh karya-karya Garry Moore dan Eric Clapton ini akhirnya diwujudkan dengan membentuk JHAGAD and NUSAHA sebagai kendaraannya.</p>
<p>Walau awalnya oleh sekalangan orang, musik yang tercipta dianggap &#8216;berat&#8217; tetapi ternyata tidak begitu halnya dengan sebagian kalangan lainnya.</p>
<p>Kematangan dalam bermusik yang terbentuk dalam perjalanannya dan komposisi-komposisi yang tercipta sepenuh hati ternyata mendapat tanggapan yang positif dari Juri disaat Jhagad mengikuti pre-audisi LA Lights – MEET THE LABEL 2012 yang diadakan di Surabaya Town Square, Surabaya bahkan mendapatkan Golden Ticket untuk dapat tampil didepan 5 (Lima) perusahaan rekaman nasional (Warner Music Indonesia, Aquarius Musikindo, Seven Music, Alfa Record Dan Emotion) yang terlibat di LA Lights – MEET THE LABEL 2012. Ternyata keputusan Juri pre-audisi tidak salah dalam meloloskan Jhagad karena penampilannya di depan perusahaan rekaman juga mendapatkan tanggapan yang positif hingga mendapatkan sertifikat sebagai ‘FAVORITE PILIHAN LABEL&#8217; dan mendapat kesempatan tampil kolaborasi dengan V-Minutes yang saat itu tampil sebagai bintang tamu.</p>
<p>Perjalanan bermusik Jhagad yang tidak terhenti hanya sampai di sertifikat sebagai favorite pilihan label semata. SEVEN MUSIC, perusahaan menaungi musisi-musisi terbaik tanah air seperti Barry Likumahuwa Project, Rocket Rockers, Coboy Junior, Ecoutez, dan banyak lagi, tertarik untuk mengikat kontrak rekaman dengan Jhagad.</p>
<p>Apakah ini jawaban atas perjalanan bermusiknya selama ini ? Apakah ini mimpi yang terjawab ? Apakah ini justru menjadi awal dari perjalanan panjangnya didalam kancah musik Indonesia?</p>
<p>Apapun itu jawabannya, bersama JHAGAD and NUSAHA, ia hanya berusaha untuk menghadirkan musik yang tercipta dari hati dan menambah warna diatas kanvas music Indonesia. Saat ini JHAGAD and NUSAHA hanya bisa berucap…”THANK’S FOR ALL THE BLUES”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/jhagad-and-nusaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maskot</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/maskot/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/maskot/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2013 09:20:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/maskot/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2007 merupakan titik awal dalam perjalanan karir musik 6 anak muda Bandung ini, karena pada saat itulah mereka bersama-sama membentuk sebuah band yang kemudian diberi nama Cleopatra.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>[mp3-jplayer tracks="Maskot - Sumpah Mati@album/mtl2012/02.mp3"]</p>
<p>Tahun 2007 merupakan titik awal dalam perjalanan karir musik 6 anak muda Bandung ini, karena pada saat itulah mereka bersama-sama membentuk sebuah band yang kemudian diberi nama Cleopatra. Dengan formasi awal yaitu, Bira (keyboard), Kenzo (vokal), Ricky (gitar), Vijay (gitar), Agung (bass), Kiky (drum). Secara resmi kita mengganti nama band kita karena beberapa pertimbangan , salah satu diantaranya karena beberapa nama band yang kita usung sudah dipakai oleh beberapa grup band yang telah di hak paten kan oleh perusahaan rekaman. Dan akhirnya, 14 April 2007 kita resmikan nama grup band ini menjadi Maskot Band, dengan formasi yang sama.</p>
<p>Awal 2009 Agung (bass), memutuskan untuk berhenti bergabung dengan maskot, karena ingin meneruskan Akademik di Kepolisian. Kemudian posisi bass digantikan oleh Kefin hingga sekarang. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2011, Bira (keyboard) telah memutuskan pula untuk mengundurkan diri dari maskot. Tidak lama setelah Bira mengundurkan diri dari maskot, kita langsung mendapatkan posisi pengganti keyboardist (Aez) yang kebetulan dulu sering membantu maskot disaat Bira tidak bisa terlibat dalam beberapa event-event. Lalu akhirnya, Aez menjadi personil tetap hingga saat ini.</p>
<p>Harapan kita dari awal gruo band ini dibentuk adalah ingin menjadi salah satu grup band yang bisa berada dalam industri musik Indonesia dan menjadi salah satu grup band yang bisa dinikmati karya-karya lagunya oleh semua penikmat musik di Indonesia. Mulai dari tahun 2007 grup band ini terbentuk, kita memulai perjalanan grup band ini dari panggung cafe ke cafe, event-event pensi, dll. Maskot mulai merambah cafe antara lain, fame station, score cafe, bober cafe yang menjadi tempat mereka dalam menyajikan lagu-lagu pop creative seperti, morissey, the cure, creed, coldplay, the calling, goo goo dolls, oasis dan lain-lain.</p>
<p>Maskot bagi kami memiliki filosofi tersendiri yaitu, simbol tunggal yang berbeda dari yang sudah ada , dengan harapan musik kita bisa menjadi suatu ciri yang berbeda di blantika musik Indonesia. Tanpa mengesampingkan sisi komersial pada karya kita, semoga perjuangan kita dapat mencapai sebuah hasilyang diinginkan. Dengan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia kami dedikasikan karya kami untuk berbagai kalangan khususnya untuk fans kita yang kita sebut “maskotmine”, yang selalu mendukung kami justru ketika kita belum jadi apa-apa.</p>
<p>Pada tanggal 15 Mei 2012, sebuah perusahaan rekaman yang bernama ALFARECORDS dibawah pimpinan bpk. Ade Alfiansyah tertarik dengan salah satu karya kita yang berjudul “sumpah mati” . dan akhirnya kerjasama dalam bentuk kontrak rekaman pun dilakukan. Dengan diawali satu single tersebut, harapan kita semakin besar agar seluruh penikmat musik di Indonesia bisa mengenal, menikmati, dan menyukai karya-karya kita&#8230; to be continued.</p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/z-EAmEu0O0I" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/maskot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Groovinstreet: From Jogja With Groove</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/groovinstreet-from-jogja-with-groove/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/groovinstreet-from-jogja-with-groove/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2013 08:46:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/groovinstreet-from-jogja-with-groove/</guid>
		<description><![CDATA[Memperkenalkan salah satu dari jebolan ajang Meet The Labels 2012, Groovinstreet siap mewarnai kanvas musik tanah air dengan warna-warni groovy jazz-nya.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>[mp3-jplayer tracks="Grovin Street - Tak Bisa Pindah@album/mtl2012/01.mp3"]</p>
<p>Memperkenalkan salah satu dari jebolan ajang Meet The Labels 2012, Groovinstreet siap mewarnai kanvas musik tanah air dengan warna-warni groovy jazz-nya.</p>
<p>Jakarta, 15 Januari 2013 &#8211; Ajang Meet The Labels 2012 lalu membuahkan hasil sekelompok anak muda asal Jogja yang mengusung nada-nada urban jazz yang catchy dan groovy. Mereka menamakan dirinya Groovinstreet, setelah sebelumnya mereka wara-wiri dari dunia panggung jazz dengan nama Holiday Pop. Bersama Holiday Pop, mereka sempat ikut andil bagian di gelaran Java Jazz Festival 2011 dan mendapatkan kehormatan untuk bisa berkolaborasi dengan musisi jazz kaliber dunia, Maurice Brown.</p>
<p>Prestasi tersebut tentu tidak mudah bagi Fariz/penki (vokal /accoustic gitar), Eko (keys/synth), Febby (bass) dan Chasan (drums,percussion), yang membentuk Groovinstreet di akhir 2011. Berbekal keahlian masing-masing personil memainkan nada-nada bernuansa catchy dengan balutan pop jazzy, dance , soul, rnb dan unsur akustik, mereka mulai mengasah potensi mereka dari panggung ke panggung, dari kota gudeg hingga kota-kota besar lainnya.</p>
<p>Perjuangan tersebut berbuah indah ketika mereka ikut dalam ajang Meet The Labels, sebuah ajang kompetisi band dimana mereka bermain di depan 5 perwakilan labels rekaman besar di Indonesia. Dari sekian banyak peserta, Groovinstreet berhasil menarik perhatian Seven Music, salah satu labels rekaman asal Jakarta yang menjadi rumah dari band-band macam Barry Likumahuwa Project, Ecoutez, Soulvibe dan lainnya, untuk kemudian dikontrak dan menjadi bagian dari keluarga besar Seven Music.</p>
<p>Bersama Seven Music, mereka mencoba menarik perhatian insan musik tanah air dengan single pertama mereka, &#8220;Tak Bisa Pindah&#8221; yang akan rilis di tahun ini. Dibuat di pertengahan 2012, lagu ini menceritakan tentang perasaan cinta seseorang kepada pujaan hatinya yang begitu besar hingga dia tak bisa pindah ke lain hati walaupun dia tidak tahu/tidak peduli apakah orang yang dia cintai itu mencintai dia atau tidak.</p>
<p>Lagu ini sendiri &#8220;based on true story&#8221; yaitu dari teman Penki yang mengalami hal tersebut pada pujaan hatinya yang akhirnya berakhir bahagia, dimana ia akhirnya menikah dengan wanita yang dia cintai itu karena perjuangan kerasnya. &#8220;Dari sini saya mencoba menulis kisah yang indah ini dan mencoba membagikannya kepada orang lain, kami yakin bahwa pastinya tidak sedikit yang memiliki kisah serupa dengan dia, &#8220;ungkap Penki.</p>
<p>Jika didengar, &#8220;Tak Bisa Pindah&#8221; ini bernuansa ceria dan kental dengan unsur pop jazzy berbalut akustik yang sedikit diberi campuran RnB. Yang mengejutkan di lagu ini adalah munculnya bagian rap pada salah satu bagiannya. Adapun vokal rap-nya sendiri diisi oleh Febby, bassist dari Groovinstreet sendiri. Really talented!</p>
<p>Bersama &#8220;Tak Bisa Pindah&#8221;, Groovinstreet berharap kehadiran mereka bisa membawa angin segar buat industri musik Indonesia di tahun baru ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/groovinstreet-from-jogja-with-groove/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Single Pilihan Label 2012</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/single-pilihan-label-2012/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/single-pilihan-label-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2013 10:34:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/single-pilihan-label-2012/</guid>
		<description><![CDATA[Single dari para jebolan Meet the Labels 2012!!]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>[mp3-jplayer tracks="Jhagad - Thanks For All The Blues@album/mtl2012/03.mp3,Grovin Street - Tak Bisa Pindah@album/mtl2012/01.mp3, Maskot - Sumpah Mati@album/mtl2012/02.mp3"]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/single-pilihan-label-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jhaghad, Groovin Street dan Maskot, Pilihan Para Labels 2012</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/jhaghad-groovin-street-dan-maskot-pilihan-para-labels-2012/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/jhaghad-groovin-street-dan-maskot-pilihan-para-labels-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2013 10:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/jhaghad-groovin-street-dan-maskot-pilihan-para-labels-2012/</guid>
		<description><![CDATA[Wow, mimpi apa nih buat Jhagad, Maskot dan GroovinStreet? Setelah menjadi yang terfavorit di masing-masing kota penyelenggaraan acara LA Lights Meet the Labels 2012, akhirnya ketiganya bakal dikontrak oleh label SEVEN dan ALFA RECORDS. Congrats guys!]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Wow, mimpi apa nih buat Jhagad, Maskot dan GroovinStreet? Setelah menjadi yang terfavorit di masing-masing kota penyelenggaraan acara LA Lights Meet the Labels 2012, akhirnya ketiganya bakal dikontrak oleh label SEVEN dan ALFA RECORDS. Congrats guys!</p>
<p>Jhagad dan GroovinStreet akan bergabung dengan artis-artis yang bergabung di bawah label Seven Music sedangkan Maskot akan bergabung dengan Alfa Records. Mereka akan diikutsertakan dalam berbagai event yang berkenaan dengan LA Lights.</p>
<p>Wah seru banget ya, karena berarti mereka bakal gabung dengan artis rekrutan Seven Music dan Alfa Records yang lebih dulu mapan di industri musik Tanah Air.</p>
<p>Selain mendapat binaan dari masing-masing label, Maskot, GroovinStreet dan Jhagad akan ikut serta di dalam Soundtrack/Kompilasi Album Film LA Lights IndieMovie. Bravo!</p>
<p>Ini bener-bener mimpi yang jadi kenyataan buat Maskot, Groovin Street dan Jhagad setelah menunggu beberapa bulan untuk LA Lights merampungkan semua pelaksanaan Meet the Labels di enam kota besar di Indonesia: Surabaya, Yogyakarta, Banjarmasin, Medan, Denpasar, dan Pontianak. Acara ini didukung 5 label musik ternama Tanah Air: Seven Music, Aquarius Musikindo, Warner Music Indonesia, Alfa Records, dan E-Motion.</p>
<p>Setahun sebelumnya LA Lights Meet the Labels 2011 meloloskan dua musisi, yaitu band Lyric yang terkenal dengan lagunya ‘Milik Siapa’ dan Joshua March yang terkenal dengan lagunya ‘100%’.Flash back ke beberapa bulan lalu, kita mengingat Jhagad, sebagai solois yang mendapat Golden Ticket di ajang LA Lights Meet the Labels Surabaya. Bermain di genre pop blues, Jhagad adalah fans Frank Sinatra. Saat itu dia bawain lagu ciptaannya ‘Thanks for all the Blues’ dan ‘Hey Darling’. Mulai serius bermusik sejak tahun 2006, Jhagad sempat nge-band dan tampil solo di beberapa festival.</p>
<p>Sementara GroovinStreet, yang digawangi Pengki, Eko, Chasan, dan Febby, berhasil lolos di ajang LA Lights Meet the Labels Yogyakarta dengan lagunya ‘Tak bisa pindah’. Terbentuk Juni 2012, band ini berusaha menampilkan lagu yang easy listening dan groovy.</p>
<p>Nah Maskot band sendiri adalah band asal Bandung yang nyoba peruntungannya dengan ikutan LA Lights Meet the Labels Pontianak. Lima tahun bersama, band yang digawangi Kenzo (vokal), Vjay (gitar), Aez (keyboard) Ricky (gitar), Kefin (bass), dan Key (Drum), berhasil nunjukkin kematangannya bermusik di genre pop.</p>
<p>Sekali lagi selamat ya buat GroovinStreet, Maskot dan Jhagad, semoga kalian bisa memberi warna baru di blantika musik Indonesia. Buat temen-temen yang belum terpilih oleh label di ajang LA Lights Meet the Labels 2012, tetap terus berprestasi, berkarya dan jangan pernah berhenti mencoba. See you in the next LA Lights Meet the Labels!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/jhaghad-groovin-street-dan-maskot-pilihan-para-labels-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warna-Warni di LA Lights Meet the Labels 2012</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/warna-warni-di-la-lights-meet-the-labels-2012/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/warna-warni-di-la-lights-meet-the-labels-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2012 03:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/warna-warni-di-la-lights-meet-the-labels-2012/</guid>
		<description><![CDATA[Penyelenggaraan LA Lights Meet the Labels 2012 emang udah selesai guys. Pontianak menjadi kota terakhir yang menjadi saksi kerja keras para musisi buat nunjukin talenta bermusiknya di depan para label musik ternama Tanah Air.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Penyelenggaraan LA Lights Meet the Labels 2012 emang udah selesai guys. Pontianak menjadi kota terakhir yang menjadi saksi kerja keras para musisi buat nunjukin talenta bermusiknya di depan para label musik ternama Tanah Air.</p>
<p>Dari 6 kota penyelenggaraannya, yaitu Surabaya, Yogyakarta, Banjarmasin, Medan, Denpasar dan Pontianak, sebanyak 55 musisi (solo/duo/group) berhasil ngerebut hati perwakilan dari 5 label besar: E-motion, Se7en, Warner Music Indonesia, Aquarius Musikindo dan Alfa Records.</p>
<p>Dari tiap kota itu pula, para label disuguhi berbagai penampilan yang unik dan kreatif, baik sisi aransemen musik, lirik, kostum, hingga aksi panggung. Semua itu menjadikan LA Lights Meet the Labels 2012 jadi penuh warna.</p>
<p>Secara umum pop dan rock alternatif banyak jadi pilihan peserta. Berusaha ‘main aman’ dengan aliran <em>mainstream</em> itu alias aliran yang banyak diminati di Tanah Air, ada juga lho peserta yang tampil dengan aliran musik berbeda dari yang lain.</p>
<p>Tengok Paochan, musisi solo dari Surabaya. Lirik dan aksi panggungnya yang kocak dan menghibur membuat para label gak segan-segan menghadiahinya penghargaan favorit label yang pertama di kota pertama penyelengaraan LA Lights Meet the Labels 2012 itu. Meskipun kota Surabaya didominasi warna musik rock, ternyata ada juga tuh yang berani nge-Blues kayak Jagad, or nge-pop.</p>
<p>Trus di Yogyakarta, warna musik yang tampil lebih beragam lagi. Ketemu deh ama Black Finit, solois yang punya warna musik campur-campur nih, yakni hip hop, reggae dan RnB, atau grup vokal Philomena Singers. Penampilan mereka gak bikin bosen yang nonton.</p>
<p>Warna musik pop dan rock alternatif kembali membanjiri penyelenggaraaan LA Lights Meet the Labels 2012 di Banjarmasin. Tapi ada juga lho yang nyoba main di aliran Hard Core, seperti band Spirit of Warriors yang punya drummer cewek dan band Blam. Teknik Scream yang ditunjukkin vokalis Blam misalnya diakui label cukup bagus.</p>
<p>Di Medan, ada musisi yang coba nge-rap juga ada yang nyoba asik dengan aliran reggae.</p>
<p>Sementara Denpasar, musiknya kaya banget dalam warna. Mulai dari pop, rock alternatif, light jazz, punk, funky, sampai yang masukin warna tradisional juga ada seperti yang dilakuin band Emoni.</p>
<p>Hal yang gak kalah serunya juga ditemuin di Pontianak. Sebagai kota terakhir penyelenggaraan LA Lights Meet the Labels 2012, Pontianak gak mengecewakan, bahkan mereka terlihat lebih siap dari kota-kota lainnya. Bahkan ada yang tampil metal seperti yang disuguhin ama band Agnologia.</p>
<p>Alhasil, dari semua kota penyelenggaraan LA Lights Meet the Labels 2012, hanya Pontianak yang ngasih 11 Golden Ticket, <em>their pass ticket to meet the labels</em>! Bravo!</p>
<p><em>So that’s a wrap man </em></p>
<p>Sekarang kita tinggal nunggu keputusan para label, siapakah yang akan jadi <strong>the next</strong> Joshua March or Lyric Band, yang berhasil dapet kontrak ama label dari penyelenggaraan LA Lights Meet the Labels 2011? Kita tunggu aja! <em>    </em></p>
<p>Makasih banget buat temen-temen yang udah berani unjuk gigi di acara ini. Jangan berhenti berkarya, asah terus kemampuan musikalitas loe, dan sampai ketemu di penyelenggaraan LA Lights Meet the Labels selanjutnya ya!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: LA Lights Meet the Labels 2012</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/warna-warni-di-la-lights-meet-the-labels-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LA Lights Meet The Labels 2012 Pontianak: Day 3</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/la-lights-meet-the-labels-2012-pontianak-day-3/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/la-lights-meet-the-labels-2012-pontianak-day-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2012 07:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/la-lights-meet-the-labels-2012-pontianak-day-3/</guid>
		<description><![CDATA[LA Lights Meet The Labels 2012

Pontianak

Day 3]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>LA Lights Meet The Labels 2012</p>
<p>Pontianak</p>
<p>Day 3</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/la-lights-meet-the-labels-2012-pontianak-day-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini 10 Peserta Terfavorit LA Lights Meet the Labels di Pontianak</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/ini-10-peserta-terfavorit-la-lights-meet-the-labels-di-pontianak/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/ini-10-peserta-terfavorit-la-lights-meet-the-labels-di-pontianak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2012 07:49:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/ini-10-peserta-terfavorit-la-lights-meet-the-labels-di-pontianak/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya gelaran LA Lights Meet The Labels 2012 resmi ditutup. Perjalanan lima label ternama E-Motion, Alfarecords, Se7en Music, Warner Music, dan Aquarius bersama LA Lights mencari talenta musik dari 6 kota besar di Indonesia ikut berakhir.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya gelaran LA Lights Meet The Labels 2012 resmi ditutup. Perjalanan lima label ternama E-Motion, Alfarecords, Se7en Music, Warner Music, dan Aquarius bersama LA Lights mencari talenta musik dari 6 kota besar di Indonesia ikut berakhir.</p>
<p>Bersamaan dengan itu, para label mengumumkan 10 peserta terfavorit sebagai bentuk apresiasi di tiap kota.</p>
<p>Tapi sebelum itu, para juri label berkomentar sedikit tentang Pontianak nih guys. Kata mereka Pontianak tuh punya banyak genre. Mereka juga ga nyangka kalo pontianak berani memasukkan alat musik yang ga biasa, seperti akordeon dan alat musik tradisional, so terlihat kreatif aja kata mereka.</p>
<p>Ini nih peserta yang jadi favorit label dari gelaran LA Lights Meet the Labels 2012 di Pontianak, yaitu Yassovie, Oge, Mr. Postman, Ghaitsa kenang, Maskot, Aime, Constantine, Luna,Coffee This Morning, dan Puckmude.</p>
<p>Terpilihnya mereka bukan berarti mereka menang. Masih ada tahapan seleksi yang pasti ya jadi wewenang para label itu sendiri.</p>
<p>Gelaran LA Lights Meet the Labels 2012 di Pontianak ditutup dengan penampilan apik dari jebolan MTL 2011, Lyric dan The Titans. See you Guys next year di LA Lights Meet the Labels 2013.</p>
<p>Sumber: LA Lights Meet the Labels 2012 di Pontianak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/ini-10-peserta-terfavorit-la-lights-meet-the-labels-di-pontianak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musisi Pontianak Pamer Beragam Warna Vokal</title>
		<link>http://www.la-lights.com/indiefest/musisi-pontianak-pamer-beragam-warna-vokal/</link>
		<comments>http://www.la-lights.com/indiefest/musisi-pontianak-pamer-beragam-warna-vokal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Oct 2012 18:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>LA Lights Administrator</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.la-lights.com/indiefest/musisi-pontianak-pamer-beragam-warna-vokal/</guid>
		<description><![CDATA[Tak disangka guys, Meet The Labels di kota terakhir, Pontianak menampilkan beberapa musisi yang punya warna vokal yang unik-unik. Siapa aja? Simak nih.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tak disangka guys, Meet The Labels di kota terakhir, Pontianak menampilkan beberapa musisi yang punya warna vokal yang unik-unik. Siapa aja? Simak nih.</p>
<p>Diantaranya ada band Agnologia. Performa Agnologia mengingatkan kita pada band metal 90&#8242;an, Power Metal. Aransemen, lirik lagu dan penampilan para personilnya semakin menegaskan kalau Iqbal (vokal), Anip (gitar), Bowo (gitar), Cariu (bass), dan Rony (drum) bisa menjelma sebagai The New Power Metal.</p>
<p>Selain Agnologia ada Band Pure yang mampu membawa pendengar kembali merasakan atmosfer event sekelas Soulnation. Olah vokal yang tenang dan sangat diresapi membuat Pure layak manggung di acara-acara besar lho guys.</p>
<p>Lanjut lagi, ada Ghaitsa Kenang. Cewek imut asal Pontianak ini sempet dipuji salah satu label karena punya vokal bertimbre bagus. Macem Cranberries gitu lah guys. Hebatnya nih, si Ghaitsa udah tampil dua kali di depan label. Satu atas nama Ghaitsa band, dan satu lagi atas nama sendiri alias bakal tampil Solo. Wow!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.la-lights.com/indiefest/musisi-pontianak-pamer-beragam-warna-vokal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
