Ada apa sih antara band dan aksesori yang dipakainya? Pastinya itu adalah pilihan mereka buat bikin ciri khas tersendiri. Seperti itulah kira-kira alasan the Banery yang milih dasi jadi favorit aksesori.
The Banery mengaku aksesoris dasi yang dikenakan The Banery mencerminkan karakter seluruh anggota yang gembira, optimis dan menghibur dalam setiap penampilan dan lagu yang disuguhkan.
“Dasi ini adalah cermin pribadi The Banery,” ujar Rafli pemain bas sekaligus vocal sebelum tampil di LΛ•LIGHTS Indiefest Festive Sound 2011, Lapangan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan malam ini
Dasi memang menjadi ciri khas The Banery. Setiap tampil, dasi warna-warni selalu dikenakan Rafli (bas/vocal), Egi (Vokal-Lead Guitar), Yudi (Vokal-rhytm gitar), Oddo (vocal-kibor) dan Adam (vocal-drum).
The Banery sendiri mengaku sangat terinpirasi dengan band legendaris, The Beatles terutama album-album awal musisi asal Liverpool, Inggris.
Pengaruh The Beatles membuat musik The Banery adalah lagu-lagu rock n’ roll yang cukup catchy, kadang terdengar ceria, kadang terdengar lebih suram, ditambah harmonisasi vokal secukupnya.
Malam ini The Banery bakal nyuguhin tujuh lagu yang terdiri dari tiga lagu dari album baru dan empat dari album lama antara lain Cemburuisme, Janji Pasti, Gadis Berjilbab Ayu, Ratu Kecil, Udjang Joni, Romee dan Karena Dia.
Check in
Apa yang loe suka dari band jepang Larc en Ciel ini?
Login atau Daftar
angkat jempol :D
nice artikel
thanks
keren
;)
Keren
nice
wah LA bagus bagus artikelnya tingkatkan,, saya akan selalu hadir,,
k
dopost Gan