Kita pastinya masih ingat bagaimana Bjork mengumandangkan lagu “Declare Independence” di Tokyo yang ia tujukan untuk kemerdekaan Kosovo atas Serbia. Ulah Bjork itu berujung pembatalan konsernya di Novi Sad, Serbia.
Belum lama ini, dengan ulah yang sama, kali ini Bjork mendedikasikan lagu yang sama itu untuk Tibet. Lebih gila lagi, ulah itu ia lakukan pada saat ia konser di Shanghai, China. China dikenal atas kekuasaan kontroversialnya atas Tibet selama 58 tahun.
Menurut laporan Associated Press, Menteri Kebudayaan China, Sun Jiazheng menyatakan sikap Bjork meneriakan kata Tibet saat menyanyikan “Declare Independence” itu melanggar hukum China dan menyakiti hati rakyat China. Selain itu Sun juga menegaskan akan memperketat pelolosan konser artis luar menyusul insiden ini.
Berikut respon dari Bjork terhadap peristiwa ini:
“Saya telah banyak diminta untuk membuat pernyataan maaf atas Kosovo dan Tibet. Saya perlu tekankan bahwa saya sama sekali bukan seorang politisi. Saya seorang musisi dan mengekspresikan emosi manusia adalah tugas saya. Kebutuhan untuk mendeklarasikan kemerdekaan adalah salah satunya. Lagu ini sebenarnya merupakan buah dari pemikiran pribadi saya namun nyatanya lagu ini dapat menjadi begitu luas maknanya. Perjuangan sebuah bangsa yang tertindas sangat mengesankan bagi saya. Dukungan saya selalu ada untuk semua individu dan bangsa yang sedang berjuang demi kemeredekaan mereka. Justice!” [rad]
Sumber foto: nytimes.com
Check in
Login atau Daftar
MAKASI atas infonya.
Nice artikel
Nice article min..
wow ^^
Good article
^^
Thanks for the info.
wokeh
Asik nih artikel artikelnya Maju terus LA sukses dengan Produknya dan tambahin lagi artikel artikel bermanfaatnya.
yeaaayh